Blora- Maraknya kampanye Hisbuth Tahrir Indonesia (HTI) yang mengklaim bendera dan panji mereka adalah sesuai dengan Liwa dan Rayah-Nya Rasulullah, ini juga terjadi di kabupaten Blora. Pada Minggu (2/4) ditengah ramainya Car Free Day (CFD) di Alun-Alun kota Blora. Melihat hal tersebut yang sudah masuk kekota-kota kecil, Gus Nadirsyah Hosen memberi komentar melalui akun twitter-nya.
ISIS dan HTI sama-sama mengklaim bendera dan panji yang mereka miliki adalah sesuai dengan Liwa dan rayah-nya Rasulullah. "Benarkah? Enggak" kutipnya.
Pernyataan tersebut diperkuat dengan pendapat Gus Nadirsyah Hosen berikutnya, yang menyatakan bahwa "Secara umum hadits-hadits yang menjelaskan warna bendera Rasul dan isi tulisannya itu tidak berkualitas shahih" tambahnya.
Selain tidak ada hadist yang shahih, riwayatnya pun berbeda-beda, ada yang bilang warna benderanya itu hitam, putih, ada juga yang bilang hitam putih bahkan kuning
Beliau juga menjelaskan bahwa "konteks bendera dan panji yang dipakai Rasulullah itu digunakan untuk membedakan pasukan Rasulullah dengan musuh bukan dipakai sebagai bendera negara" tegas Gus Nadirsyah Hosen