Jumat, 22 Juli 2016

Pengaruh Penambangan Pasir terhadap Ekosistem


PENGARUH PENAMBANGAN PASIR
 TERHADAP EKOSISTEM DISEKITAR BENGAWAN SOLO

 



                                                                                                                      












Disusun Oleh :
1.     Lilik Effendi
2.     Zaimul Umam A
3.     Wiwik Ro’yatun N
4.     Khoirul mustofa



KATA PENGANTAR
                                                       
Puji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Kemudian tak lupa pula kami mengirimkan salawat beriring salam pada Nabi besar Muhammad SAW karena beliau telah berhasil membawa umatnya dari alam kebodohan kepada alam yang berilmu pengetahuan seperti saat ini. Tidak lupa  kami ucapkan terimakasih kepada pihak –pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini tak luput kami mengucapkan terima kasih kepada  pihak – pihak yang telah membantu saya dalam membuat makalah ini.saya menyadari bahwa penulisan makalah yang berjudul “PENGARUH PENAMBANGAN PASIR TERHADAP EKOSISTEM DI SEKITAR BENGAWAN SOLO” ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini.
           

Menden,23 Februari 2015



Penulis,





DAFTAR ISI

Halaman judul…………………….………………………………………………………… i
Kata pengantar……………………………………………………………………………… ii
Daftar isi………………………………………………………………………………….… iii
Bab I Pendahuluan………………………………………………………………………….. ...1
A.    Latar Belakang……………………………………………………………….....1
B.     Rumusan masalah……………………………………………………………....2
C.     Tujuan………………………………………………………………………......2
D.    Manfaat …………………………………………………………………….......2
Bab II Pembahasan…………………………………………………………………………......3
A. Penyebab penambangan pasir yang berpengaruh terhadap ekosistem disekitar Bengawan Solo …………………….……………………………….……….…3
B.  Dampak dari penambangan pasir Bengawan Solo ……………………..……...4
C.  Cara menanggulangi pengaruh dari penambangan pasir di Bengawan Solo ……………………….…………………………………………………….... ..5
Bab III Penutup………………………………………………………………………………..6
A.    Kesimpulan…………………………………………………………………....6
B.     Saran…………………………………………………………………………..6









BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
         
Bengawan Solo adalah sungai terpanjang dipulau jawa dengan dua hulu sungai yaitu dari daerah pegunungan kidul, Wonogiri dan Ponorogo. Selanjutnya bermuara didaerah Gresik. Bengawan dalam bahasa jawa berarti sungai yang besar. Dimasa lalu, sungai ini pernah dinamakan wuluyu, wulayu dan semanggi (dieja semangi dalam bahasa belanda abad ke-17).

          Sungai ini sudah mengalami banyak perubahan, baik perubahan menuju hal yang baik maupun buruk ,namun perubahan ini banyak yang mengarah keperubahan yang buruk. Ini diakibatkan karena adanya penambangan pasir. Meskipun sudah ada kebijakan dari pemerintah tentang dilarangnya menambang pasir diBengawan. Para penambang pasir masih saja tidak pernah memperhatikan kebijakan dari pemerintah tersebut. Penambangan pasir ini seperti sudah menjadi industri bagi tentu pasti berdampak untuk makhluk hidup disekitar Bengawan Solo tersebut,terutama pada ekosistem disekitar Bengawan Solo tersebut.
           
            Ekosistem yang sejak lama terbentuk kini semakin berkurang karena tempat mereka hidup untuk membentuk ekosistem telah rusak akibat dari penembangan pasir tersebut. Meskipun penambangan pasir berdampak baik pada ekonomi dimasyarakat.  Tetapi akan berdampak buruk bagi ekosistem disekitar penambangan pasir. Semakin menarik lagi dengan adanya penambangan pasir tersebut bisa mengurangi terjadinya banjir. Hal ini dikarenakan penambangan pasir tersebut dapat menambah kedalaman bengawan solo tersebut.

Selisih dampak dari penambangan pasir itulah yang membuat kelompok kami tertarik untuk melakukan penelitian, observasi tentang PENGARUH PENAMBANGAN PASIR TERHADAP EKOSISTEM DISEKITAR BENGAWAN SOLO”.       
  




B.     RUMUSAN MASALAH

1.      Mengapa penambangan pasir berpengaruh terhadap ekosistem disekitar bengawan Solo ?
2.      Apa dampak dari penambangan pasir Bengawan Solo ?
3.      Bagaimana cara menanggulangi pengaruh dari penambangan pasir di bengawan Solo ?

C.     TUJUAN

1.      Mengetahui penyebab penambangan pasir yang berpengaruh terhadap ekosistem disekitar Bengawan Solo.
2.      Mengetahui dampak dari penambangan pasir Bengawan Solo.
3.      Mengetahui cara menanggulangi pengaruh dari penambangan pasir di Bengawan Solo.
D.    MANFAAT
1.      Untuk pembaca
a.       Dapat mengetahui pentingnya menjaga kelestarian alam agar ekosistem tetap terjaga.
b.      Menjadi teguran bagi warga masyarakat yang masih saja melakukan penambangan pasir.
c.       Untuk menambah wawasan
2.      Untuk penulis
a.       Menambah pengetahuan, wawasan serta pengalaman.
b.      Melatih keterampilan dalam pembuatan karya tulis.










BAB II
PEMBAHASAN
1.      Penyebab penambangan pasir yang berpengaruh terhadap ekosistem disekitar Bengawan Solo.
Penambangan pasir adalah  rangkaian kegiatan dalam rangka upaya pencarian, penambangan (penggalian), pengolahan, pemanfaatan dan penjualan bahan galian (mineral, batubara, panas bumi, migas).
Pasir adalah contoh bahan material butiran. Butiran pasir umumnya berukuran antara 0,0625 sampai 2 milimeter. Materi pembentuk pasir adalah silikon dioksida, tetapi di beberapa pantai tropis dan subtropisumumnya dibentuk dari batu kapur. Hanya beberapa tanaman yang dapat tumbuh di atas pasir, karena rongga-rongganya yang besar. Pasir memiliki warna sesuai dengan asal pembentukannya. Pasir juga penting untuk bahan bangunan bila dicampur Semen.
Penambangan pasir bisa diartikan sebagai mengambil dari dangkal untuk dinaikkan keatas dengan menggunakan alat atau mesin. Untuk penambangan pasir yang ada ini menggunakan alat atau mesin yang sering disebut blower. Secara garis besar mesin ini menggunakan bahan bakar solar, untuk pelumasnya menggunakan oli. Sebenarnya banyak yang menjadi sebab penambangan pasir berpengaruh pada ekosistem sekitar bengawan solo. Namun ada dua penyabab utamanya. Pertama, dari pelumas mesin blower.Ini dikarenakan ketika pelumas sudah kotor dan sudah keruh pelumas sudah tidak bisa digunakan lagi, pelumas itu akan dibuang kedalam bengawan, pembuangan pelumas itu akan mencemari air dibengawan. Jika air sudah tercemar maka makhluk hidup air didalamnya akan mati, dengan matinya makhluk hidup air  komponen ekosistem berkurang, pastinya ekosistem diBengawan akan berkurang. Kedua, tempat yang digunakan pasir setelah dinaikkan keatas membutuhkan tempat yang cukup luas untuk menampung pasir yang telah ditambang. Yang seharusnya tempat itu ditumbuhi rumput, namun karena digunakan sebagai tempat pasir, tempat itu menjadi tidak bisa ditumbuhi rumput. Karena itu ekosistem sekitar penambangan pasir tidak bisa seimbang, bahkan bisa merusak ekosistem sekitar penambangan pasir tersebut.









2.      Dampak dari penambangan pasir Bengawan Solo
                Kegiatan penambangan khususnya pasir dan lain-lain dikenal sebagai kegiatan yang dapat merubah permukaan bumi. Karena itu, penambangan sering dikaitkan dengan kerusakan lingkungan walaupun pernyataan ini tidak selamanya benar, patut diakui bahwa banyak sekali kegiatan penambangan yang dapat menimbulkan kerusakan ekosistem disekitar penambangannya.
                Dampak penambangan pasir ini, mengakibatkan dampak positif dan dampak negatif terhadap kondisi lingkungan, dampak positif diantaranya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan membuka lapangan pekerjaan, sedangkan dampak negatifnya terdiri dari meningkatnya polusi udara, polusi air dan kerusakan ekosistem disekitar penambangan.
                Dampak positif
a.       Meningkatkan pendapatan masyarakat
Hal ini terlihat pada masyarakat pengangguran mengakui bahwa adanya kegiatan penambangan pasir  memberikan keuntungan yang sangat besar sehingga bisa mencukupi kebutuhan hidupnya.
b.      Membuka lapangan pekerjaan
Kesempatan kerja di Desa Kradenan semakin terbuka setelah adanya kegiatan penambangan pasir yang dapat memberikan dampak positif bagi warga sekitar hingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dampak negative
a.        Polusi udara
Terjadinya peningkatan debu yang menyebabkan kualitas udara disekitar kawasan penambangan menurun, sebagai akibat dari kendaraan truk yang mengangkut pasir serta tiupan angin jika dilokasi tambang tersebut tidak ada vegetasi yang cukup.
b.       Terkikisnya tepi Bengawan
Longsornya tebing-tebing sungai mengakibatkan kondisi sungai menjadi keruh dengan tingkat 1 padatan terlarut cukup tinggi. Hal ini sangat berpengaruh pada kualitas air bengawan, sehingga perlu diwaspadai. Kekeruhan air bengawan juga dapat menyebabkan ekosistem air menjadi berkurang.





c.       Rusaknya ekosistem
Kerusakan pada ekosistem sekitar penambangan pasir ini tidak pada setiap tempat. Namun pada jarak tertentu dengan penambangan pasir. Untuk kerusakan ekosistem terbesar terjadi pada radius 50 m mulai dari tempat  penambangan pasir. Pada wilayah ini hampir tidak ada ekosistem yang terjadi, diwilayah ini hanya terdapat hamparan pasir yang tandus dan tidak bisa digunakan sebagai bahan material. Pada radius 50-100 m dari tempat penambangan pasir mengalami kerusakan ekosistem yang cukup. Pada radius ini sudah mulai ada ekosistem yang berlangsung namun, masih sangat sedikit. Kemudian, pada radius lebih dari 100 m sudah terjadi ekosistem yang cukup baik,bahkan sudah seimbang. 
                         















3.       Cara penanggulangan penambangan pasir
1. Pemerintah harus segera menertibkan kegiatan penambangan pasir liar sesuai Peraturan Daerah yang berlaku.
2. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai kegiatan penambangan pasir yang baik dan benar sehingga tidak merusak lingkungan alam dan agar tetap tersedianya Sumber Daya Tanah. Selain itu penyuluhan untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitar agar SDA tetap stabil keberadaannya.
3. Pemerintah harus berupaya membuka lapangan pekerjaan agar penambang pasir ini jika telah ditertibkan, mereka tidak menganggur.
4. Pembatasan pemberian izin penambangan pasir.
5. Pembatasan jumlah penduduk.
6. Warga harus mengambil pasir secara bertahap, tidak secara langsung besar-besaran.

























BAB III
          PENUTUP

A.KESIMPULAN
                Dari beberapa penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa meskipun terdapat dampak positif dari penambangan pasir . Namun, sangat besar dampak negatifenya terhadap ekosistem sekitar penambangan pasir. Sebaiknya bengawan solo dimanfaatkan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dengan tanpa merusak ekosistem sekitar bengawan tersebut. Namun, karena penambangan pasir ini sudah membudaya masyarakatpun tidak bisa berfikir untuk itu. Dan masih melakukan budaya mereka yang sebenarnya sangat buruk akibatnya.
C.      SARAN
1.       Sebaiknya memanfaatkan sumber daya yang terkandung dengan tanpa merusak ekosistem
2.       Harus bisa membuat/mencari lapangan pekerjaan lain yang tidak terlalu beresiko.

3.       Menghentikan kegiatan penambangan pasir, karena cocok untuk sekarang tapi untuk kedepan akan terjadi banyak bencana yang diakibatkan oleh penambangan pasir tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar